bismillah

bismillah
Tampilkan postingan dengan label Entrepreneur Revolution. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Entrepreneur Revolution. Tampilkan semua postingan

Rabu, 20 Maret 2013

PERBEDAAN PEKERJA DAN BOS PEKERJA/PEKERJA LEPAS DAN PENGUSAHA/INVESTOR


PEKERJA DAN BOS PEKERJA/PEKERJA LEPAS
PENGUSAHA/INVESTOR

Mementingkan Ijazah atau selembar sertifikat pendidikan, gelar.
Mementingkan sertifikat tanah dan bangunan.
Berusaha untuk berpendidikan tinggi di sekolah atau kursus dll, dengan harapan mendapat pekerjaan dan gajih tinggi serta aman dalam jabatan pekerjaan.
Berusaha untuk memulai usaha, usaha dan usahanya sebagai tempat pendidiknnya, prinsipnya adalah memulai usaha untuk belajar mandiri sukses.
Angka penghasilannya ditentukan oleh pihak lain.
Angka penghasilannya ditentukan oleh dirinya sendiri.
Mementingkan keamanan pekerjaan, takut pekerjaannya hilang.
Mementingkan kebebasan karena memilki keamanan finansial.
Memiliki waktu yang telah ditentukan, datang harus jam berapa, pulang harus jam berapa, libur kapan, ada waktu lembur.
Memiliki kebebasan dalam mengatur waktunya. sendiri, dan berusaha untuk hidup lebih santai.
Lebih banyak mengandalkan kemampuannya sendiri.
Lebih banyak mengandalkan kerja team.
Lebih banyak tidak berani, menunggu inisiatif dari pimpinan.
Lebih berani menunggu keputusan, karena lebih banyak mengandalkan dirinya sendiri.
Lebih banyak tidak puas diri, maka nuansanya lebih banyak beraura negatif, maka peluang lebih sulit ditangkap.
Selalu berusaha bersikap positif, maka beraura positif, peluang menjadi lebih mudah dapat ditangkap.


Daftar Pustaka : 

Satriyanto Anggapraja, Ismail. (2011), Membangun Desa Enterepreneur, Bandung:  Zikir Media Publishing.

 

KEYAKINAN MENGENAI KONSEP UANG ATAU KEKAYAAN


KEYAKINAN YANG SALAH
KEYAKINAN YANG BENAR
Uang adalah akar dari segala kejahatan
Tidak punya uang adalah akar dari segala kejahatan
Saya harus bekerja keras untuk menjadi kaya
Saya harus kerja cerdas untuk menjadi kaya, dan kalau saya kerja cerdas dan kerja keras saya akan lebih cepat kaya.
Cari kerja itu susah
Cari kerja itu mudah kalau tahu caranya
Orang mati tidak membawa uang, untuk apa mencari banyak uang
Benar, uang tidak membawa mati, tetapi uang yang banyak dan pengobatan yang tepat bisa menyelamatkan dari kematian. Benar uang tidak dibawa mati, untuk itu saya mau meninggalkan warisan yang banyak (mohon kita jujur, kita ingin meninggalkan warisan yang sedikti atau banyak?)
Uang bukan segalanya
Tetapi segalanya butuh uang
Uang tidak bisa membeli cinta
Apalagi kalau tidak punya uang.
Betul, orang tidak bisa membeli cinta, mungkin karena tidak tahu tempatnya….
Betul, kadang uang tidak bisa membeli cinta, tetapi cinta saya akan jauh lebih indah jika uang saya banyak.
Karena uang, orang mudah putus bersaudara
Karena kurang uang, orang perang saudara, rebutan warisan dll.
Uang tidak menyelesaikan masalah
Apalagi kalau tidak punya uang. Betul, kadang uang tidak menyelesaikan masalah, tetapi dengan uang banyak kita bisa menghadapi masalah dengan gaya tersendiri.
Cari uang itu sulit
Bagi yang tidak tahu caranya
Hemat pangkal kaya
Hemat di hal yang tepatlah yang membuat kita kaya. Hemat pangkal kaya adalah ilmu yang paling lama untuk menjadi kaya.
Saya setuju untuk hemat, tetapi saya akan terus berinvestasi untuk belajar bagaimana kaya lebih cepat.
Orang kaya itu pelit
Itu orang lain, kalau saya semakin kaya, akan semakin bersukur, saya akan semakin bersosial.
Orang kaya itu jahat
Itu orang lain, kalau saya, kalau semakin kaya akan semaikn baik.
Orang kaya hidupnya tidak bahagia
Itu orang yang tidak benar, banyak orang kaya yang bahagia.
Dan sejelek-jeleknya, lebih baik kaya tidak bahagia daripada miskin tidak bahagia, dan saya akan semakin kaya dan bahagia.
Saya tidak mungkin bisa kaya
Itu dulu, sekarang saya yakin saya pasti bisa kaya.
Saya yakin Allah telah menakdirkan saya untuk bisa kaya. Sehingga saya selalu membuat kebaikan dan nilai tambah bagi orang lain untuk menjadi pengusaha seperti halnya saya.
Dsb.
Dsb.
 

Daftar Pustaka : 

Satriyanto Anggapraja, Ismail. (2011), Membangun Desa Enterepreneur, Bandung:  Zikir Media Publishing.

Entri Populer